Pengaruh Perbandingan Konsentrasi Crospovidone Dengan Amilum Oryzae Sebagai Bahan Penghancur Pada Oral Fast Dissolving Tablet Domperidone Base

Main Article Content

Nunik Dewi Kumalasari
Wiwin Dwi Rahmawati
Deny Budi Legowo

Abstract

Domperidone adalah obat untuk meredakan mual dan muntah. Sediaan yang paling banyak digunakan masyarakat adalah tablet, kerugiaan pada tablet adalah pasien kesulitan untuk menelan. Dalam mengatasi kerugian tersebut maka tablet dibentuk dalam sediaan OFDT (Oral Fast DissolvingTablet). Disintegran merupakan komponen penting dalam proses hancur tablet. Salah satu jenis disintegran yang dapat digunakan adalah crosprovidone. Untuk meminimalkan biaya produksi disintegran dikombinasikan dengan amilum oryzae. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan tablet yang paling efektif,cepat terabsorbsi,dan dapat meminimalkan biaya produksi. Metode yang digunakan adalah eksperimental. Menggunakan sampel domperidone base. Dilakukan uji tiga kali formulasi yang berbeda. Panjang gelombang maksimum 287 nm. Konsentrasi yang digunakan dalam kalibrasi domperidone base yaitu 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm, 25 ppm, 30 ppm. Hasil yang diperoleh diuji menggunakan SPSS One Way Anova. Hasil penelitian yang diperoleh pada penelitan ini adalah formulasi paling baik, yaitu formulasi ketiga crosprovidone : amylum oryzae ( 1%:3% ) karena memiliki waktu hancur paling cepat dan memenuhi persyaratan tablet OFDT yaitu dengan rata-rata 10.33 detik. Sedangkan fomulasi petama dengan penghancur crospovidone 2% menghasilkan waktu hancur rata-rata


31.11 detik. Dan untuk formulasi kedua menghasilkan waktu hancur rata- rata 171.66 detik, hal ini disebabkan karena kurangnya konsentrasi pada bahan penghancur.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nunik Dewi Kumalasari, Wiwin Dwi Rahmawati, & Deny Budi Legowo. (2020). Pengaruh Perbandingan Konsentrasi Crospovidone Dengan Amilum Oryzae Sebagai Bahan Penghancur Pada Oral Fast Dissolving Tablet Domperidone Base. AFAMEDIS, 1(2), 11-20. Retrieved from https://www.journal-afamedis.com/index.php/afamedis/article/view/18
Section
Articles

References

Augsburger, L.L., and Hoag, S.W., 2008.
Pharmaceutical Dosage Forms: Tablets Third Edition, Volume 1 Unit Operations and Mechanical Properties. New York: CRC Press, pp. 306
Bhowmik, D., Rajalakshmi,
S.D.A.N. and Kumar
,K.P.S., 2014. Tablet
Manufacturing Processs and Defects of Tablets. Elixir International Journal, Vol. 70; pp. 24368-24374.
Bolton, S. and Bon, C., 2010.
Pharmaceutical Statistics: Practical and Clinical Applications. 5th edn. New York: Informa Healthcare USA, pp. 222-239
Borgers, M., 1980. Mechanism of Action of Antifungal Drugs, with Special Reference to the Imidazole Derivatives. Reviews of Infectious Diseases, Vol. 2
; pp. 4.
Bushra, R., Shoaib, M.H., Aslam, N., Hashmat, D., and Rehman, M.U., 2008.
Formulation Development and Optimization of Ibuprofen Tablets By Direct Compression Method. Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences, Vol. 21 No. 2;
pp. 113-120.
Carstensen., 2001. Advanced Pharmaceutical Solids.

Basel: Marcel Dekker, Inc, pp. 392-394.
Celik, M., 2011. Pharmaceutical Powder Compaction Technology. 2nd edn. New York: Informa Healthcare USA, pp. 143-176.
Colorcon, 2008. Exicipient Starch 1500. Colorcon
Costa, P and Lobo, J.M.S., 2001. Modeling and Comparison of Dissolution Profiles. European Journal of Pharmaceutical Sciences, Vol. 13
Fatmawati, D. A., Widjaja, B., and Setiyawan, D., 2017. Optimasi Tablet
Levofloksasin yang
Mengandung Bahan Pengikat PVP K-30 dan Disintegran Vivasol. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, Vol. 4 No.2; pp. 9-15
Florence, A.T., and Siepman, J., 2009. Modern
Pharmaceutics Volume 2, Applications and Advances. New York: Informa Healthcare USA.
Hahm, H. A. and Augsburger, L. L., 2008.Orally disintegrating tablets and related tablet formulations. In Pharmaceutical Dosage Forms: Tablets. New York, NY: Informa Healthhcare, 293–312.
Kementrian Kesehatan RI. 2014. Farmakope Indonesia. 5th edn. Jakarta